Selasa, 19 Februari 2013

MEMBUAT KEMASAN DAGING AYAM ASAP


Daging asap yang benar2 kering dapat disimpan di dalam kantong plastic sealer
Langkah2 pengemasan daging ayam asap:
1.siapkan plastic sealer beserta alatnya
2. daging ayam asap yang sudah kering satu persatu dimasukkan kedalam plastic dengan hati2 agar daging ayam asap tetap utuh bentuknya
3.setelah selesai memasukkan daging ayam asap ke dalam plastic dan diberi label lalu plastic direkatkan dengan menggunakan sealer, daging ayam asap siap untuk dipasarkan

MERENCANAKAN PROSEDUR PEMBUATAN DAGING AYAM ASAP


Bahan yang digunakan pada proses pembuatan daging ayam asap adalah, ayam 6kg, garam 1 kg, arang , potongan kayu/serbuk gergaji
2.alat yang digunakana
a. lemari asap (tungku/drum)
alat ini untuk mengasapi daging , daging diletakkan ditasa rak2 bagian dasar lemari digunakan untuk pembakaraan kayu
b.pisau dan talenan
alat ini sebagai alas pada saat mengiris daging
c.baskom
untuk merendam daging ayam

membuat produk
1.pengirisan
Daging ayam diiris tipis sedapat mungkin dengan pemotongan mengikuti arah jaringan otot
Irisan dapat dibuat dalam berbagai ukuran:
a.irisan kecil, panjang 1 cm n lebar 1 cm
b.irisan sedang ,panjang dan lebar 3-5cm
c.irisan panjang,panjang 75 cm dan lebar 3-5 cm\
2.pengeraman
Irisan daging direndam didalam larutan garam 10% selama 30 menit kedalam larutan garam dapat ditambah bumbu.adapun perbangingan daging dan air adalah1:1 dgn gula pasir(merah) 2% dari berat daging
3.pengirisan
Tiriskan daging diatas tampan dan diangin2kan agar permukaannya kering kemudian disusun dirak(tidak bertumpukan) kemuadian diasap
4.penyimpanan lemari asap
Bagian dasar lemari asap disiri dengan bubuk gergaji (sabut kelapa) kemudian dibakar
5.pengasapan
Irisan daging diletakkan diayaman jarang, setelah itu lemari ditutup rapat , pengasapan berlangsung selama 2-3 jam sehingga dihasilkan daging asap kering dengan warna coklat tua

MENGAPRESIASI TEKNIK PRODUK PENGAWETAN DENGAN PENGASAPAN


Ciri2 ayam sehat:
1.daging tdk bau,tidak amis.segar dan masih berwarna putih,tdk terdapat bercak2 darah did aging
Ciri2 ayam busuk:
1.terdapat bercak2 darah pada bagian kepala,leher ,punggung, sayap dan dada
2.bau daging agak anyir dan amis
3.konsistensi dada dan paha lembek
4.keadaan serabut otak berwarna kemerahan n pembuluh darah di daerah sayap berdarah
5.warna hati merah kehitaman

Manfaat mengkonsumsi daging ayam:
1.menghilangkan gejala diare
2. menghilangkan nagsu makan yang menurun
3.menghilangkan ketidakseimbangan hubungan antara kerja limpa dan pancreas
4.olahan daging ayam berupa sup dapat digunakan mengatasi flu
5.mengandung asam amino yang mudah dicerna dan diperlukan bagi pertumbuhan dan pengganti sel tubuh yang rusak

Daging ayam asap adalah hasil pengawetan daging ayam asap secara tradisionak yang pengerjaannya merupakan gabungan dari penggaraman(perendalam dalam air garam) n pengasapan sehingga memberikan rasa khas. Daging ayam yang digunakan adalah yang tana tulang(fillet)bagian dada.jenis ayam yang digunakan adalah ayam ras tipe pedaging (broiler) karena mempunyai rasa yang khas,empuk dan dagingnya tebal.

PENGAWETAN DAGING


PENGAWPENGAWETAN DAGING
Daging merupakan salah satu makanan pokok yang banyak mengandung protein dan lemak/daging akan tidak layak dimakan apabila disimpan terlalu lama.namun hal itu dapet di antisipasi dengan teknik pengawetan yang sehat
A.Mengenalproduk pengawetan dari bahan hewani
            1.Pengawetan makanan dengan teknik pengeringan
… Suatu cara untuk mengeluarkan atau menghilangkan sebagian air dari suatu bahan dengan menguapkan sebagian besar air yang dikandung melalui penggunaan energy panas
… pengawetan dengan cara pengeringan pada daging dapat dilakukan dengan bantuan sinar matahari(sun drying) atau dengan menggunakan alat pengering buatan(artificial drying)
…potongan daging yang tebal maupun suhu pengeringan yang terlalu tinggi dapat menyebabkan terjadinya case hardening.yaitu suatu kondisi ketika bagian luar daging sudah kering,tetapi bagian dalamnya masih basah
…case hardening ini disebabkan karena suhu pengeringan terlalu tinggi sehingga menyebabkan permukaan daging menjadi mengering dan keras
…oengawetan dengan cara pengeringan dilakukan dengan penambahan haram dan gula atau bumbu lainnya.penambahan garam berfungsi sebagai pengawet dan penambah rasa.penambahan gula sebagai penambahan rasa pada garam yang diolah
…untuk melunakkan daging khususnya daging sapi,domba atau kambing sebelum diolah daging dibungkus dengan daun papaya yang mengandung enzim pepsin atau dilumuri dengan parutan buah nanas yang mengandung enzim bromolin
…contoh hasil pengolahan dan pengawetan daging adalah abon dendeng sayat,dendeng giling,dendeng ragi,daging asap,kornet,sosis dsb
            2.pengawetan makanan dengan teknik pengasapan
…suatu cara memasak,member armoa atau proses pengawetan makanan teruata daging dan ikan
…makanandiasapi dengan panas dan asap yang dihasilkan dari pembakaran kayu dan tidak diletakkan dekat dengan api agar tidak terpanggang/terbakar
            3.pengawetan makanan dengan teknik penguapan(evaporasi)
…proses perubaahan molekul di dalam keadaan cari dengan spontan menjadi gas

B.Mengapresiasi pembuatan produk pengawetan daging dengan pengeringan
…dendeng adalah lembaran daging yang dikeringkan dengan menambahkan campuran gula,garam dan bumbu2 lainnya.
…Dendeng dapat dibuat dengan 2 cara ,debdebg sayat n giling
…dendeng sayat menggunakan bahan utama daging yang disayat / diiris2, sedangkan dendeng giling menggunakaan bahan utama daging yang digiling
…pembuatan dendeng umumnya menggunakan bumbu garam,gula,lengkuas,ketumbar dan bawang merah, kadang2 menambahkan lada dan bawang putih


Kamis, 31 Januari 2013

TUGAS KIMIA KELAS 3 YANG PERTAMA | TITIK BEKU LARUTAN |


Judul Praktikum                                     : Titik Beku Larutan
Tanggal                                                 : Rabu, 9 Januari 2013
Tujuan                                                   : Mengetahui Titik Beku Larutan
Teori Dasar                                           : ∆Tf       = massa x Kf
                                                                  Tf      = Tfpelarut x Tflarutan

Alat Dan Bahan :
1.       Sendok
2.       Garam
3.       Serbet
4.       Urea 1 Molar
5.       Gelas Kimia
6.       Tabung Reaksi
7.       Termometer
8.       Pipet
9.       Urea 2M
10.   NaCl 1M
11.   NaCl 2M
12.   Aquades

Cara Kerja Praktikum:
1.       Bilas semua alat yang akan digunakan, minimal 3 kali
2.       Masukkan tiap- tiap zat kedalam tabung reaksi
3.       Masukkan es batu, lalu campur dengan 8 sendok garam kasar ke dalam gelas kimia, aduk dengan rata.
4.       Masukkan semua tabung reaksi kedalam gelas kimia. Tunggu beberapa menit.
5.       Masukkan thermometer ke masing- masing tabung reaksi, lalu ukur titik beku maksimalnya

Analisis data:
a.       Aquades > Tf=0˚C
b.      Urea  1M > Tf=-2˚C
c.       Urea  2M > Tf=-5,5˚C
d.      NaCl 1M > Tf=-4˚C
e.      NaCl 2M > Tf=-8˚C
f.        Es batu + garam > Tf=-8˚C

Data Pengamatan:
·         Larutan Urea
·         Larutan NaCl
·         Air

Kesimpulan : Tiap zat yang berbeda Molaritasnya , memiliki titik beku yang berbeda-beda. Semakin besar molaritasnya, maka semakin tinggi pula titik bekunya.